Perkembangan Sablon Kaos Jogja

Dalam waktu 12 tahun, banyak sekali perkembangan yang saya ikuti tentang dunia sablon di Jogja. 12 tahun lalu, saya pindah dari Bandung ke Jogja. Waktu itu masih sangat sulit mencari info tentang tempat sablon kaos berkualitas di Jogja, selain karena internet belum berkembang seperti sekarang, bayang-bayang akan produksi kaos yg berkualitas itu selalu tertuju ke arah Bandung yang udah lama di kenal sebagai sentra industri fashion di Indonesia. Hal ini membuat niat membuat clothing dengan merek sendiri sedikit tertunda.

Tenaga sablon di Jogja, banyak yang merupakan “lulusan dagadu” yang merupakan brand clothing besar di Jogja. Nama besar dagadu biasanya dijadikan senjata oleh para pegiat sablon untuk meningkatkan posisi tawar vendornya, dengan iming-iming kualitas dan dengan janji-janji manis akhirnya saya luluh juga. Waktu itu saya bertemu dengan salah tau pegiat sablon yang kalo di lihat orderannya memang gak pernah sepi, walaupun akhirnya saya harus cari tempat lain karena hasil akhir tidak sesuai ekspektasi.

Tahun 2007, perkembangan clothing di Jogja semakin pesat, brand-brand lokal seperti slackers, vernon, pipet, stacross, popstars hingga nicher semakin mengibarkan benderanya semakin tinggi. Hal ini juga memberikan dampak positif bagi tempat produksi kaos yang mulai banyak bermunculan. Jogja yang selalu kedatangan mahasiswa baru setiap tahunnya, bisa jadi faktor yang membuat clothing-clothing lokal waktu itu semakin cepat berkembang.

Selain faktor berkembangnya local clothing di Jogja, banyak juga mahasiswa-mahasiswa asal luar pulau yang “nyambi” untuk bikin kaos-kaos dengan tema-tema kedaerahan sebagai kaos oleh-oleh. Perbedaan harga di Jogja dan di daerah asal dijadikan peluang bagi mahasiswa-mahasiswa tersebut untuk menambang rupiah melalui jalur jual beli kaos.

Sekarang, setelah 12 tahun berlalu industri sablon di Jogja tak lagi bisa dipandang remeh. Buat saya Jogja merupakan matahari kedua setelah bandung dalam hal industri pakaian, hanya butuh waktu buat Jogja di kenal lebih luas sebagai produsen kaos yang bisa bersaing dengan buatan daerah lain. Dukungan dari mahasiswa-mahasiswa luar pulau dan semakin masive-nya penggunaan internet, membuat informasi tentang sablon kaos jogja yang berkualitas semakin mudah tersebar. Alat-alat tradisional yang dulu digunakan sudah berubah menjadi alat-alat dengan tingkat presisi yang tinggi, tenaga-tenaga sablon semakin terlatih dan pilihan jenis-jenis sablon semakin banyak.

Dan mulai 2014 akhir, saya memberanikan diri untuk masuk ke dunia produksi untuk memenuhi kebutuhan teman-teman clothing akan sablon kaos berkualitas di Jogja. Pengalaman selama membuat brand sendiri dari 2007, sedikit banyak memberikan saya pengetahuan tentang hasil akhir produksi yang diinginkan oleh para pemilik clothing di Jogja. Akhir-akhir ini, dengan perkembangan instagram dan foto-foto yang lumayan membius mata, tempat produksi kaos saya juga mulai di lirik oleh clothing-clothing luar Jogja.