Sablon DTG atau Sablon Manual ?

 

Buat para pendatang baru di dunia cetak-mencetak kaos, pasti pernah bimbang dalam menentukan alat yg akan digunakan sebagai senjata andalan. Apakah printer DTG dengan segala kemudahannya atau sablon manual dengan harganya yg bisa dikatakan minimalis bila dibandingkan dengan printer DTG.

Setiap alat, pasti dibuat dengan berbagai kelebihan oleh pembuatnya, tapi bukan berarti tanpa kelemahan. Sablon manual dan DTG mempunyai kelemahannya masing-masing. Berikut ini adalah beberapa kelemahan dari sablon manual dan digital dari pandangan saya sebagai manuasia biasa yang suka baca-baca.

Kelebihan & kekurangan sablon manual

  • Harga alat murah, bisa dimulai dengan sistem todong. Sistem todong hanya membutuhkan screen, tinta dan rakel sebagai alat pendukung sablon kaos. Murah, tapi tingkat presisinya perlu dipertanyakan bagi newbie yang baru nyebur ke dunia sablon.
  • Proses mencetak dapat lebih murah apabila mengerjakan dalam jumlah banyak, yang artinya akan semakin mahal bila yang di cetak jumlahnya sedikit. Hal ini disebabkan karena proses sablon manual memerlukan proses pembuatan film sablon yang tidak sederhana. Karena itulah biasanya sablon manual mensyaratkan minimal order.
  • Untuk produksi dalam jumlah banyak, sablon kaos secara manual lebih direkomendasikan. Meskipun hal tersebut bisa bikin kaki pegel karena berdiri berjam-jam.
  • Bila menggunakan meja sablon panjang membutuhkan ruangan yang besar.

Kelebihan dan Kekurangan sablon DTG

  • Harga alat relatif mahal, tapi tidak memerlukan banyak alat pendukung dalam proses mencetak. Hanya dibutuhkan koneksi antara komputer dengan printer dan sebuah tombol enter untuk mencetak sebuah gambar.
  • Harga yang di keluarkan dalam proses mencetak tidak berkurang secara signifikan ketika mencetak dalam jumlah banyak, sehingga hanya cocok untuk proses cetak dalam jumlah sedikit.
  • Untuk produksi dalam jumlah banyak, waktu produksi terkadang memakan waktu lebih banyak karena printer butuh istirahat biar gak kecapen dan berakhir dengan error.
  • Buat saya, perawatan printer DTG sepertinya lebih rumit dibanding alat sablon manual.
  • Lebih hemat tempat dibanding sablon kaos manual

Sebenarnya, printer DTG yang banyak beredar sekarang adalah printer “kanibal” yang peruntukannya bukan untuk sablon kaos. Tingkat kreatifitas yang tinggilah yang membuat printer biasa tersebut menjadi printer DTG. Salah satu alasan kenapa banyak printer rakitan yang beredar di khalayak ramai adalah karena printer DTG yang asli harganya sangat mahal, tidak sesuai dengan harga jual kaos yang masih sering di tawar murah oleh kebanyakan orang.

Nah, udah tau kan kelebihan dan kekurangan sablon kaos manual dan sablon kaos digital ? sekarang tinggal dipilih aja mana yang menurut kamu terbaik. Sablon DTG atau sablon manual.